Mam,,
Dalam kamar kecil yang dingin ini
Dalam kesendirianku
Aku sendirian.....
Melewati malam kaku berhujan
Mendengarkan baik baik bunyi tetes hujan
Dan suara jangkrik yang terdengar
nyaring
Tiba
–tiba aku ingat dulu
Saat
kita saling bercerita
Tentang
hidup dan cinta
Tentang
aku dan dirimu
Musiknya
tetes air hujan menimpa gentik & pohon jambu
Anganku menelusuri jemari malam
Delapan belas tahun yang lalu
Saat nyawamu taruhannya
Aku menjerit nyaring
Pertama melihat dunia bertopeng
Mam,,,
Selama
delapan belas itu
Keringatmu
jadi butiran nasi kutelan
Dan
helaan nafasmu adalah tawaku
Mam,,,dosaku
bertepuk padamu
Isakan
suara hati tertahan ini
Membuatku
semakin tersusut dalam gelap.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar